Sunday, March 21, 2010

Mencari keseimbangan

Kita sering mendengar ustadz2 ato para khotib berwasiat bahwa menjalani hidup itu haruslah seimbang. Seimbang yang bagaimana ? Ya, seimbang vertikal kepada 4jj & horisontal kepada manusia. Tapi gimana caranya ?
Klo dipikir sederhana sih ... sejak manusia diciptakan, sejak saat itu pula keseimbangan terganggu. Adanya manusia, hanya akan membawa kerusakan di muka bumi. Alam semesta jadi hilang keseimbangan. Hewan & tumbuhan banyak yang mulai punah. Bumi semakin panas. Syeitan pun jadi berani melawan Rabb nya & mengobarkan api permusuhan dengan manusia. Jadi, klo keseimbangan akhirnya sulit tercapai, itu salah sapa ? Ya salah Adam nenek moyang kita. Kehadirannya di sorga saja sudah bikin masalah dengan syeitan, eh ... kok malah pake acara makan buah kholbi segala yang jelas2 sudah dilarang 4jj. Apa sih yang kurang buat si Adam saat tinggal di sorga ?!?!? Apa yang haram menjadi halal baginya. Hidup penuh dengan kemuliaan. Klo Adam bersalah, ... trus siapa yang paling bersalah ?!? Yang menciptakan Adam ?!?!? Naa ... klo urusannya sudah mengarah 4jj, kita harus terus berbaik sangka. Dan ingat, 4jj sendiri sudah bilang, "Aku tahu yang kamu tidak tahu". Jadi, Adam bukanlah produk gagal ciptaan 4jj. Semua sudah dalam perhitunganNya. Detil & sangat Sempurna.
Kesimpulannya : (1) keseimbangan itu hanya milik 4jj, sehingga jika harus memilih ... hubungan vertikal tetap harus punya bobot lebih dibandingkan hubungan horisontal, (2) tugas manusia hanya sebatas meminimalisir terjadinya ketidakseimbangan yang akan membawa kerusakan di muka bumi, bukan mencegahnya, karena bumi pasti akan hancur, & kehancuran itu mutlak milik 4jj, (3) senantiasa selalu mensyukuri nikmatNya - memperbanyak mohon ampun - dan ... tiada pernah berhenti meminta belas kasihan untuk sorga & neraka yang ada dalam menggenggamanNya, hahaha ... es cao !!!

Artikel terkait :


Submit your 
content Every Day to 25 social 
bookmarking sites, all on unique 
C class IPs... FREE.