Tuesday, September 21, 2010

Preview Pekan ke-5 EPL

Preview pekan ke-5 EPL memang asik untuk dianalisis. Meski baru melakoni 5 pertandingan, tapi persaingannya sudah sangat ketat. Liverpool yang punya koleksi gelar sama dengan Man U, masih tercecer di urutan ke-16. Memang kliatannya sangat jauh, tapi seandainya pekan kemarin menang kontra Man U, The Reds bisa langsung merangsek ke posisi 5 besar. Belum lagi berita tentang Newcastle yang punya striker handal dan diprediksi bakal menjadi pemain masa depan Inggris : Andy Carrol. Serta perseteruan klasik antar pelatih seperti Opa Alex dan Mbah Arsene dengan bumbu pelengkap Don Carlo dan Mancio. Ini dia klasemen 5 besar di pekan ke-5 :

Klub

M

S

K

Gol

Poin

Chelsea

5

0

0

21

11

15

Arsenal

3

2

0

14

4

11

Man. U

3

2

0

14

7

11

M.City

2

2

1

6

2

8

Tottenham

2

2

1

6

4

8

Melihat tabel klasemen di atas, Chelsea memang edan ! pasukan tuwir-tuwir gitu, produktivitas gol_nya, tokcer. Belum pernah tersentuh kekalahan dan anti seri juga. Bahkan 2 dari 5 pertandingan yang sudah dilakoninya, berakhir dengan skor setengah lusin tanpa balas ! Padahal, di saat kompetisi akan bergulir, mereka mendapat kabar yang kurang menyenangkan dari pihak manajemen perihal kebijakan pengetatan keuangan klub, yang salah satu poinnya adalah penghapusan bonus para pemain dengan alasan gaji pemain yang sudah tinggi. Karena alasan efisien juga, pergerakan Chelsea di bursa transfer pemain musim ini menjadi agak pasif. Memang sih, perekrutan Ramires, bintang asal Brasil, termasuk kategori transfer yang mahal. Tapi, ternyata, gaji yang diterima Ramires adalah yang terendah diantara semua pemain Chelsea yang ada. Padahal mereka adalah klub yang menjadi jawara musim kemarin. Gimana cara memotivasi pemainnya ya ?!?! Huebaa … ttt … !!!

Demikian pula dengan Arsenal. Sempat stress ngurusin isu transfer Cesc Fagregas ke Barca, akhirnya Kapten Arsenal itu menyatakan kesetiaannya pada The Young Guns. Belum pernah terkalahkan, tapi masalah konsistensi memang selalu menaungi klub ini. Mungkin karena mereka pernah anti klimaks saat menjadi jawara EPL tanpa pernah tersentuh kekalahan sekalipun di era_nya Thiery Henry. Saat itu, Arsenal memang benar-benar fenoo … menal !

Lain Chelsea, lain Arsenal. Lain pula dengan Man U. Klub yang satu ini adalah idola saya, hahaha … tapi performa yang ditunjukkan di awal musim ini masih sering bikin geregetan yang nonton di layar kaca. Sempat unggul duluan dan akhirnya berujung seri saat melawan Fulham 2-2 dan Everton 3-3 adalah bukti kurangnya konsentrasi para pemain Man U dan belum stabilnya permainan kolektif yang mereka peragakan. Masih sering kalut saat mendapat tekanan di area kotak penalti dan kecenderungan bergantung pada pemain tua seperti Gigs dan Scholes. Semoga aja RooneyCarrick – dan Anderson cepat top form. Untungnya ada Berbatolol, eh ! BerbaTOP. Dibeli dengan bandrol mahal, di musim pertamanya cuma mengemas 14 gol dari 43 laga. Di laga musim lalu malah cuma 12 gol dari 33 laga. Sempat diisukan akan dilego atau di tukar tambah, eh ! di musim ketiganya ini malah menggila. Torehan 6 gol di 5 pertandingan awal musim ini memang mengindikasikan si Berba lagi on fire. Persis seperti Rooney musim lalu atau CR7 di musim sebelumnya. Kliatannya si kulit bundar lagi seneng nempel-nempel di kakinya si Berba dan saat ditendang ngawur pun, bisa jadi gol, hahaha

Mestinya ini akan menjadi sesuatu yang bagus buat si Berba secara personal. Di usia_nya yang ke-29 th, biasanya seorang pemain professional sedang berada di masa keemasannya. Apalagi dia sudah menikah dan memiliki keturunan. Jadi, secara psikologi sudah sangat matang. Selain itu, keputusannya untuk pensiun dari timnas Bulgaria dan memilih berkonsentrasi untuk klub_nya terbukti tepat. Dan yang terakhir adalah keberaniannya untuk mengubah gaya bermain dengan suka berkeliaran di area penalti lawan serta sedikit lebih selfish, membuat si Berba bersinar di awal musim ini. Di pertandingan terakhir kontra Liverpool, si Berba mencetak hat trick yang membuat Man U unggul 3-2 di akhir pertandingan. Gara-gara hat trick ini, si Berba menjadi pemain United pertama dalam 64 tahun terakhir yang mampu mencetak 3 gol ke gawang Liverpool. Catatan yang bahkan tak bisa dilakukan oleh Ruud Van Nistelrooy atau Dwight Yorke sekalipun. Jadi, wajar klo saat ini si Berba bercokol di posisi puncak daftar top scorer dengan 6 gol berdampingan dengan Malouda (Chelsea), diikuti oleh Drogba 5 gol dan Kalou 4 gol.

Klo bicara Manchester City, klub ini memang sedang membangun hegemoni. Persis seperti Chelsea diawal kepemilikan Roman Abramovich. Belanja pemainnya sama-sama jor-joran. Tapi, klo Abramovich dulu, strategi membangun tim_nya cukup taktis. Dia membeli pelatih yang lagi on fire kala itu. Om Jose kebetulan baru merengkuh Piala Champions dengan FC Porto. Klub kuda hitam. Lalu, membajak Peter Kenyon dari Man U untuk diplot sebagai Manajer tim. Alhasil, dua tahun ditukangi Om Jose, 6 gelar langsung mampir di Stamford Brigde. Klo Manchester City ?!?! dua tahun sejak dibeli Syeikh Mansour bin Zayed Al-Nahyan, si pemilik klub baru sempat nonton satu kali di tahun keduanya saat Man City membantai Liverpool dengan 3 gol tanpa balas. Alasannya ?!?! Sibuk, edan !

Terakhir adalah Tottenham Hotspurs. Ini klub memang layak diperhitungkan. Adanya striker macam Roman PavlyuchenkoPeter Crouch – dan Jermain Defoe bisa membuat strategi tridente mereka menjadi sangat menakutkan. Apalagi Defoe lagi on fire di timnas Inggris dan keberadaan sang manajer Harry Redknapp yang digadang-gadang bakal menggantikan Capello untuk kursi pelatih timnas Inggris. Wahh … perlu waspada tuh, hahaha … cao !!!

Artikel terkait :


Submit your 
content Every Day to 25 social 
bookmarking sites, all on unique 
C class IPs... FREE.