Monday, November 29, 2010

Preview Pekan ke-15 EPL

Preview pekan ke-15 EPL, Naa … meski The BIG FIVE yang nongkrong di pekan ke-15 ini masih tetap sama dengan pekan ke-5 dan ke-10 … tapi, komposisinya sudah berubah. Manchester United sukses mengkudeta tahta Chelsea saat malam minggu kemarin. Nyahok loh, hahaha … Ini dia klasemen 5 besar di pekan ke-15 EPL :

No

Klub

Main

Poin

1

Man. U

15

31

2

Chelsea

15

29

3

Arsenal

15

29

4

M.City

15

26

5

Tottenham

15

25

Pekan ini memang menjadi rangkaian apes_nya Chelsea yang kesekian kalinya. Bertandang ke stadion St. James Park_nya Newcastle United, Chelsea cuma berhasil membawa 1 poin setelah sempat tertinggal oleh gol Andi Carrol. Sebenarnya itu adalah hasil yang fair mengingat kondisi Chelsea yang compang-camping dan lawan yang dihadapi. Tapi, klo melihatnya sebagai momen kebangkitan, mestinya saat melawan Newcastle_lah, saat yang tepat. Sebab, di 4 pertandingan selanjutnya, Chelsea bakal menghadapi EvertonArsenalTottenham Hotspurs – dan Mancherter United, tuhh … kacau kan ! itu bisa jadi Januari kelabu_nya The Blues, hahaha

Sementara, dihari yang sama, kemenangan Tottenham Hotspur atas Liverpool 2-1, membuat tim ini merasa pantas untuk berada di level elite eropa menggantikan Liverpool. Dan di pertandingan lain, meski datang sebagai tamu, Arsenal sukses menggasak Aston Villa 4-2. Sedangkan Manchester City yang digadang-gadang bakal menang mudah saat bertandang ke Britannia Stadium_nya Stoke City, eh … malah keok 0-1. Kapokmu kapan, hahaha ...

Tapi, yang paling menarik di pekan kemarin, adalah saat mantengin pertandingan Manchester United versus Blacburn Rovers. Tim yang sempat bikin stress Chelsea hingga di menit-menit akhir. Merebut puncak pimpinan klasemen sementara, meski cuma sesaat (andai Chelsea menang sehari kemudian) adalah hal utama yang harus dilakukan MU secepatnya. Ini erat urusannya dengan mental dan hasrat pemain. Klo itu berhasil diraih, mental juara MU yang sempat terseok-seok di awal kompetisi, akan terbayar tuntas. Apalagi MU dalam konfidensi tinggi, setelah memastikan diri lolos sebagai juara grup di Liga Champions. Dan bicara hasrat, ehm … klo hasrat dah tersalurkan, wee … legaaa … Hahaha ...

Dan yang terjadi Sabtu malam kemarin, MU berhasil membuat Blackburn babak-belur terbakar panas api si setan merah 7-1! Benar-benar momen kebangkitan yang luar biasa. Selain menjadi raihan skor terbesar MU musim ini, ternyata ada beberapa faktor lain yang mengiringinya, diantaranya : (1) Kemenangan itu terjadi di markas MU, Old Trafford. Ini seakan menjadi kado special Opa Alex untuk para fans yang selalu sabar menanti MU kembali ke topform_nya. (2) Ini adalah malamnya Berbatolol, eh! Berbatop! 5 dari 7 gol, tercipta dari kakinya. Gile! Dua gol yang diniatin sebagai assist ke Rooney dan Park Ji Sung, malah jadi gol_nya. Satu gol lagi, juga karena sifat males Berba yang gak segera berlari mundur saat bola berada di pihak musuh. Saat, Pascal Chimbonda mem_backpass bola ke arah kiper, eh! ada Berba di situ. Giring-giring sedikit, lalu ditendang. Gol! Lima gol ato quint-trik dalam satu pertandingan ini, membuat Berba disejajarkan dengan Andi ColeAlan Shearer – dan Jermain Defoe dalam sejarah EPL. Kok yao, performa moncer Berba malam itu berbarengan dengan kabar yang berhembus kencang, klo Berba akan di_barter dengan Buffon di bursa transfer Januari besok. Juve tertarik Berba, sedangkan MU butuh pengganti Van der Sar. Cocok. (3) Skor 7-1 ini juga menjadi skor terbesar kedua dalam sejarah MU. Dulu, MU pernah membabat Ipswich 9-0! dan yang terakhir, (4) di tengah babak kedua, MU mengumumkan telah mendapatkan kiper baru calon pengganti Van der Sar. Namanya, Anders Lindegaard. Asli Denmark, usianya masih 26 tahun.

Padahal, isu kandidat pengganti Van der Sar yang santer beredar di pasaran adalah : BuffonMaarten StekelenburgManuel Neuer – dan David De Gea. Tapi, itulah MU … jangan pernah percaya gossip! HahahaBonus : (5) Yang memang sedikit agak dikuatirkan adalah, kok momen kebangkitan MU justru datang seiring dengan kembalinya si bengal Rooney ?!? Gara-gara Rooneyball possesion MU memang tampak mengalir lebih lancar. Gak banyak terlihat, salah oper antar pemain yang selama ini sering terjadi. Permainan satu-duanya dengan Berba, juga klop. Belum lagi, saat melihat Rooney yang terus berlari disepanjang pertandingan. Kadang jadi striker … kadang berperan layaknya Scholes … kadang ngotot berebut bola di wilayahnya Evra, fuih … pokoknya selalu muncul di layar tipi_lah. Wahh … klo ini bablas jadi ketergantungan seperti musim lalu kan, bisa gaswat tuh.

Bicara tentang performa MU, tim ini memang punya kebiasaan cenderung stabil saat baru memasuki paruh kedua musim kompetisi di bulan Januari. Bersiap tancap gas, dan akhirnya bablas juara. Pengalaman tertinggal 14 poin di jamannya Roy Keane dan 10 poin di eranya Diego Forlan, MU mengakhirinya sebagai juara. Musim lalu juga begitu. Cuma berselisih satu poin dengan Chelsea. Klo saat itu, Chelsea terpeleset di pertandingan terakhir, MU pasti juara lagi, hahahaes cao!

Artikel terkait :


Submit your 
content Every Day to 25 social 
bookmarking sites, all on unique 
C class IPs... FREE.